Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dihantam Ombak Tinggi, 3 Perahu Nelayan Jember Karam

Kamis, 29 Januari 2026 | Januari 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T05:35:56Z

 


Tiga perahu nelayan dilaporkan karam akibat dihantam gelombang tinggi di perairan Laut Selatan Jember. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pelawangan Pantai Pancer, Kecamatan Puger, saat perahu-perahu tersebut hendak kembali ke daratan usai melaut.

Perahu nelayan yang mengalami kecelakaan laut di antaranya perahu jenis sepit bernama The Brother dengan nahkoda Sabdio. Perahu tersebut mengangkut belasan anak buah kapal (ABK) yang sempat terombang-ambing oleh ganasnya ombak sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.

Kasat Polairud Polres Jember membenarkan adanya peristiwa kecelakaan laut tersebut. Setelah menerima laporan dari keluarga nelayan sekitar pukul 10.00 WIB, petugas Polairud langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan evakuasi.

“Benar, hari ini telah terjadi kecelakaan laut di wilayah Puger, Kabupaten Jember. Perahu nelayan dihantam gelombang tinggi saat hendak pulang melaut. Alhamdulillah seluruh ABK dalam keadaan selamat,” ujar petugas Polairud.

Proses penyelamatan melibatkan warga sekitar serta aparat kepolisian perairan. Seluruh ABK diketahui merupakan warga Desa Pugerkulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, dan telah berhasil dievakuasi ke tempat aman.

Berdasarkan pantauan petugas, cuaca buruk dengan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi di perairan Laut Selatan Jawa dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya bagi aktivitas nelayan.

Polisi perairan mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan dan sementara waktu menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca kembali normal. “Untuk keselamatan, kami mengimbau nelayan agar berhati-hati dan sebaiknya tidak melaut sementara karena ombak masih ekstrem,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerusakan parah dialami oleh perahu nelayan yang karam akibat diterjang gelombang besar.

 

×
Berita Terbaru Update