Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Misi Pamungkas! KRI Sultan Iskandar Muda-367 Tiba di Indonesia, Akhiri Sejarah Panjang RI di MTF UNIFIL

Senin, 02 Februari 2026 | Februari 02, 2026 WIB Last Updated 2026-02-02T04:14:32Z


Indonesia menyambut kepulangan para pahlawan perdamaian dunia. Satuan Tugas Maritim (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) 28-P UNIFIL secara resmi telah tiba di tanah air setelah menyelesaikan tugas mulia di bawah naungan PBB.

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) bersandar dengan gagah di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, menandai berakhirnya penugasan selama 14 bulan di perairan Lebanon.

Rekam Jejak Gemilang 14 Bulan

Sejak berangkat pada 17 Januari 2025, KRI SIM-367 telah mencatatkan pencapaian luar biasa dalam menjaga stabilitas keamanan di Laut Mediterania. Selama lebih dari setahun, kapal perang ini telah melaksanakan:

  • 33 kali On Task: Meliputi patroli rutin di area maritim sensitif.
  • 150 Latihan Bersama: Menjalankan misi diplomasi Angkatan Laut (Naval Diplomacy) dengan berbagai kapal perang asing.
  • 70% Patroli di Laut Mediterania: Memastikan koridor maritim Lebanon bebas dari penyelundupan senjata dan aktivitas ilegal.

Misi Terakhir bagi Indonesia

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, menegaskan bahwa kepulangan KRI SIM-367 ini memiliki arti yang sangat mendalam. Berdasarkan keputusan PBB, misi Maritime Task Force (MTF) untuk UNIFIL tidak akan dilanjutkan kembali.

"Ini yang terakhir. Dari PBB sendiri memang tidak melanjutkan untuk misi MTF ini, dan kemungkinan kita tidak akan mengirim lagi untuk misi maritime task force untuk UNIFIL," ujar Laksamana Muhammad Ali dalam upacara penyambutan.

Dukungan terhadap Asta Cita Presiden

Keberhasilan penugasan ini bukan sekadar rutinitas militer. Penugasan KRI SIM-367 selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pertahanan negara dan menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif.

Melalui misi ini, Indonesia kembali membuktikan perannya sebagai negara yang aktif menjaga perdamaian dan ketertiban dunia sesuai amanat konstitusi. Dengan selesainya misi ini, para awak kapal akan kembali ke satuan masing-masing dengan kebanggaan telah menuntaskan tugas sejarah bagi bangsa dan PBB.

 

×
Berita Terbaru Update