Peluncuran
program mlijo cinta digelar di jalan sudarman, depan kantor bupati jember. Hujan
yang turun sejak siang hari tidak menyurutkan semangat para pedagang keliling
untuk hadir dan mengikuti acara. Ratusan pedagang keliling menerima bantuan rombong
dan gerobak baru, sebagai sarana usaha yang lebih layak dan higienis.
Pemberian bantuan ini diharapkan mampu menunjang kelangsungan usaha pedagang kecil. Melalui program mlijo cinta, pemkab jember memberikan kesempatan bagi pedagang keliling untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta daya saing di tengah persaingan usaha.
Program mlijo cinta merupakan program yang didanai melalui APBD Jember tahun 2025, dengan total anggaran sebesar 12 koma 5 miliar rupiah. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Jember menyalurkan sekitar 2.300 unit rombong lengkap dengan kotak pendingin, serta 200 unit gerobak dorong kepada pedagang keliling.
Salah seorang pedagang sayur keliling, Lukman, mengaku bantuan tersebut sangat membantu, terutama dalam mendukung aktivitas jual beli sehari-hari.
Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan, bantuan tersebut merupakan fasilitas usaha, bukan untuk diperjualbelikan. Pemerintah daerah akan melakukan pengawasan agar pemanfaatan bantuan tepat sasaran.
Selain memberikan sarana fisik, Pemkab Jember juga menyiapkan berbagai program pendukung untuk penguatan umkm. Di antaranya pelatihan kewirausahaan, fasilitasi sertifikasi halal, standardisasi BPOM, hingga dukungan pembiayaan melalui kredit usaha rakyat.
Lutfi
qurrohman, jtv.