tradisi ngabuburit ini terlihat di hamparan sawah Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo . sejak sore hari, Warga berkumpul membawa layangan saongan berukuran hingga dua meter . layangan jenis lomok ini kembali ramai dimainkan saat bulan Ramadan.
proses menerbangkannya tidak mudah . pemain harus membaca arah angin dengan tepat agar layangan dapat terangkat sempurna . tali yang digunakan pun bukan sembarangan . mulai dari senar pancing berukuran besar hingga tali tambang plastik yang kuat menahan tarikan.
setelah ditarik sambil berlari, layangan perlahan naik ke udara . saat berhasil mengudara, terdengar dengungan keras yang menjadi ciri khas layangan saongan . suara ini berasal dari pita bambu yang dipasang di bagian belakang layangan.
lahan pertanian yang telah panen dipilih sebagai lokasi bermain. selain lapang dan aman dari kabel listrik, tempat ini juga menjadi ruang berkumpul bagi Warga dan komunitas.
bagi mereka, bermain layangan saongan bukan sekadar hobi . namun juga cara menjaga tradisi lokal sambil menanti azan magrib berkumandang.
ANDI NURCHOLIS , JTV .
.png)