Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

PBB Terancam Krisis Keuangan, Guterres Serukan Negara Anggota Segera Bayar Kewajiban

Sabtu, 31 Januari 2026 | Januari 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T02:01:35Z

 



Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, memperingatkan bahwa PBB sedang menghadapi krisis keuangan yang serius. Dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada negara-negara anggota pada Jumat (30/1/2026), Guterres mengungkapkan bahwa organisasi dunia ini berisiko kehabisan dana operasional pada Juli 2026 jika kewajiban keuangan negara-negara anggota tidak dipenuhi segera.

"PBB berada di ambang krisis keuangan yang mengkhawatirkan. Jika tidak ada tindakan cepat, kami mungkin tidak dapat melanjutkan banyak program yang sudah berjalan," kata Guterres dalam surat tersebut. Dia menekankan bahwa dana operasional untuk kegiatan PBB sangat bergantung pada kontribusi negara anggota, dan tanpa adanya dana yang cukup, organisasi ini akan kesulitan menjalankan misinya di seluruh dunia.

Guterres juga mengingatkan bahwa utang yang belum dibayar oleh beberapa negara anggota terus membebani anggaran PBB, yang sudah mengalami defisit kronis dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini semakin memperburuk tantangan yang dihadapi oleh organisasi internasional tersebut dalam memenuhi mandatnya, termasuk misi perdamaian, pembangunan berkelanjutan, serta penyelesaian masalah kemanusiaan global.

Peringatan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan dalam diplomasi global dan meningkatnya beban tanggung jawab yang harus ditanggung oleh PBB dalam menghadapi krisis di berbagai belahan dunia. Guterres menyerukan agar negara-negara anggota segera memenuhi kewajiban finansial mereka agar PBB tetap dapat beroperasi secara efektif.

Sampai saat ini, sejumlah negara anggota masih menunggak pembayaran kontribusinya, yang semakin memperburuk situasi keuangan PBB. Guterres berharap peringatan ini dapat mendorong negara-negara tersebut untuk segera menyelesaikan pembayaran, demi menjaga keberlanjutan tugas penting yang diemban PBB.

Sebagai organisasi yang memiliki peran kunci dalam berbagai masalah global, mulai dari perdamaian dan keamanan hingga hak asasi manusia dan pembangunan ekonomi, PBB menghadapi tantangan besar dalam menghadapi ancaman krisis keuangan ini. Jika situasi ini tidak segera ditangani, dampaknya bisa sangat luas, mempengaruhi misi PBB di berbagai negara dan merugikan upaya-upaya kemanusiaan di seluruh dunia.

 

×
Berita Terbaru Update