Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Usai Dirut BEI Mundur, Ketua OJK Mahendra Siregar dan Jajaran Pengawas Pasar Modal Ikut Hengkang

Sabtu, 31 Januari 2026 | Januari 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T02:06:46Z

 


Gelombang pengunduran diri mengguncang sektor pasar keuangan nasional. Setelah Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyatakan mundur dari jabatannya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar turut mengundurkan diri.

Tak hanya Mahendra, sejumlah pejabat strategis di lingkungan OJK juga dilaporkan ikut melepas jabatannya. Mereka adalah Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) OJK I. B. Aditya Jayaantara.

Pengunduran diri jajaran pimpinan tersebut menimbulkan perhatian luas, mengingat posisi mereka memiliki peran sentral dalam pengawasan pasar modal dan stabilitas sistem keuangan nasional.

Rangkaian Pengunduran Diri Pimpinan Lembaga Keuangan

Sebelumnya, pengunduran diri Dirut BEI Iman Rachman telah lebih dulu menjadi sorotan publik dan pelaku pasar. Mundurnya pimpinan otoritas bursa kemudian disusul oleh pengunduran diri pimpinan OJK, sehingga memunculkan spekulasi mengenai dinamika internal di sektor pasar keuangan.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang merinci alasan pengunduran diri para pejabat tersebut. Namun, OJK menyatakan bahwa proses transisi kepemimpinan akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

OJK Pastikan Fungsi Pengawasan Tetap Berjalan

Dalam keterangannya, OJK menegaskan bahwa pengunduran diri sejumlah pejabat tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pasar keuangan. Seluruh kegiatan pengaturan dan pengawasan pasar modal, termasuk keuangan derivatif dan bursa karbon, disebut tetap berjalan normal.

OJK juga memastikan mekanisme penunjukan pelaksana tugas atau pengisian jabatan akan dilakukan untuk menjaga kesinambungan kebijakan dan stabilitas pasar.

“Pengawasan dan pelayanan kepada pelaku industri serta investor tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar sumber di lingkungan OJK.

Respons Pelaku Pasar

Pengunduran diri sejumlah pimpinan lembaga strategis ini menjadi perhatian pelaku pasar modal. Sejumlah analis menilai, transparansi dan kejelasan arah kebijakan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor di tengah dinamika yang terjadi.

Pelaku pasar berharap pemerintah dan otoritas terkait segera memberikan kejelasan mengenai proses suksesi kepemimpinan, agar stabilitas dan kredibilitas pasar keuangan tetap terjaga.

Fokus pada Stabilitas Sistem Keuangan

Meski terjadi perubahan di jajaran pimpinan, OJK menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Lembaga ini juga menyatakan akan tetap mengawal pengembangan pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon sesuai dengan agenda reformasi sektor keuangan.

Pemerintah bersama otoritas terkait diharapkan segera mengambil langkah-langkah strategis guna memastikan transisi kepemimpinan berlangsung mulus dan tidak berdampak pada kinerja pasar keuangan nasional.

 

×
Berita Terbaru Update