Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan gerakan seribu dua ratus tenaga kesehatan, di Gor Pkpso, Kecamatan Kaliwates.
kegiatan ini sebagai bagian dari program Jember cinta kesehatan ibu dan anak. seribu dua ratus tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas di 31 Kecamatan, disiapkan sebagai ujung tombak penanganan stunting, mulai dari pencegahan, pendampingan, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.
pengukuhan
ditandai dengan penyerahan buku saku secara simbolis, oleh Bupati Jember
Muhammad Fawait, kepada perwakilan tenaga kesehatan.
dalam program ini, tenaga kesehatan tidak bekerja sendiri. Pemkab Jember mendorong kolaborasi lintas sektor, melibatkan camat, kepala sekolah, Tni–Polri, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, penanganan stunting harus berbasis data yang valid, serta intervensi yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
sementara
itu, kepala dinas kesehatan pengendalian penduduk dan kb Jember menyebut,
gerakan ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan pola kerja
seluruh
tenaga kesehatan di lapangan.
melalui gerakan seribu dua ratus tenaga kesehatan ini, Pemkab Jember menargetkan, dalam lima tahun ke depan, angka stunting di Jember dapat turun signifikan, hingga menjadi yang terendah di Jawa Timur.
LUTFI QURROHMAN, JTV.
.png)