JEMBER - Suasana tempat pembuatan kostum Jember Fashion Carnaval mulai disibukkan dengan proses produksi. Sejumlah perajin tampak menyelesaikan berbagai ornamen kostum yang akan digunakan peserta pada gelaran JFC tahun ini.
Salah satu perajin mengaku hingga saat ini telah menerima lima pesanan kostum. Pesanan tersebut terdiri atas dua kostum defile Minang, dua kostum defile Bali, satu kostum defile Pandemik, dan satu kostum artwear. Jumlah pesanan tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam proses pembuatannya, tahap paling rumit adalah pengecatan dan pemasangan detail payet yang membutuhkan ketelitian tinggi. Bahan utama yang digunakan adalah spons EVA, dipadukan dengan bahan daur ulang seperti mika dan kantong plastik untuk membentuk ornamen yang khas.
Harga satu kostum berkisar antara Rp8 juta hingga Rp10 juta, tergantung tingkat kerumitan desain dan permintaan konsumen. Sementara itu, proses pembuatan satu kostum dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu bulan apabila dikerjakan secara maksimal.
SOT: Rulli (Pembuat Kostum Karnaval)
SOT: Arip (Pemesan)
Meningkatnya pesanan menjelang pelaksanaan Jember Fashion Carnaval diharapkan menjadi angin segar bagi para perajin lokal. Kondisi ini sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam menyambut ajang karnaval tahunan kebanggaan Kabupaten Jember.
Lutfi Qurrohman / JTV
Editor : JTV Jember