Probolinggo - Guna keberlangsungan ekosistem di kawasan bromo, pada senin siang Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan groundbreaking pemasangan patok jalur lingkar kaldera tengger, di kaldera atau laut pasir bromo di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Hadir dalam pelaksanaan grounbreaking, Bupati Probolinggo, Bupati Lumajang, Wakil Bupati Pasuruan, Forkopimda dan Tokoh Adat Suku Tengger.
JLKT ini membentang mulai dari Kaldera Cemorolawang Probolinggo-Wonokitri Pasuruan hingga jemplang malang sepanjang 13 kilo meter dengan lebar 18 meter.
Penataan ulang JLKT ini memasang patok baru dengan ketinggian 1,5 meter. Jarak setiap patok 2,5 meter yang juga dilengkapi tali seling baja.
Nantinya, patok diberi cat warna merah hitam dan stiker reflektor yang bisa memantulkan sinar jika terkena sorot lampu kendaraan, dengan total berjumlah 9725 patok.
Selain penataan JLKT, juga dibangun 60 titik resapan, agar tidak terjadi banjir di jalan yang dilalaui. Nantinya pengunjung juga bakal bisa istirahat di 3 rest area dan tempat parkir di laut pasir bromo.
Pada acara tersebut juga diresmikan 2 tandon air yang nantinya menyuplai air bersih di 3 rest area.
Pengerjaan jalur lingkar kaldera tengger ini ditargetkan selesai pada bulan oktober mendatang.
Farid fahlevi, jtv