Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pria Bersarung Dimassa Hingga Ditelanjangi usai Begal Motor di Probolinggo

Jumat, 22 Mei 2026 | Mei 22, 2026 WIB Last Updated 2026-05-22T01:44:55Z

 

Pria Bersarung Dimassa Hingga Ditelanjangi usai Begal Motor di Probolinggo

PROBOLINGGO - Tingginya angka kriminalitas di Kabupaten Probolinggo membuat masyarakat geram. Seorang pelaku begal motor dihajar massa hingga ditelanjangi di Jalan Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (21/5/2026) malam.

Beruntung, pelaku yang diketahui bernama Heri Gunawan, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, cepat diamankan polisi. Pelaku berusia 43 tahun ini langsung digelandang ke rumah sakit guna dilakukan pengobatan.

Aksi massa ini berawal saat korban Sayadi (52), warga Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo membonceng pelaku.

"Dia bilang mau cari orang jual motor di Sebaung. Saya kasihan lalu saya antar," kata Sayadi.

Selanjutnya, korban membonceng pelaku dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario Nopol N 6699 HA. Namun, di tengah jalan, pelaku minta berhenti.

"Di tengah jalan dia minta berhenti, lalu tiba-tiba motor saya dirampas,” kata Sayadi.

Aksi pelaku ini membuat korban berteriak minta tolong. Teriakan korban ini didengar pengendara jalan dan warga sekitar. Mereka langsung mengejar pelaku yang kabur ke arah sawah.

"Pelaku lari ke sawah. Dia bersembunyi dengan cara tengkurap di tengah sawah. Beberapa orang masuk ke dalam area persawahan," ungkap Sofyan, salah satu warga yang ikut mengejar pelaku.

Upaya pelaku lolos dari kejaran warga, tak berhasil. Warga berhasil menangkap dan menghajarnya hingga babak belur. Bahkan, sarung yang dipakainya dilepas warga hingga akhirnya pelaku telanjang.

Aksi massa ini dipicu maraknya kasus begal di Kabupaten Probolinggo. Aksi massa ini terekam video handphone milik warga. Beruntung, aksi massa tak berlangsung lama setelah polisi tiba di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kapolsek Gending AKP Mugi membenarkan adanya peristiwa perampasan motor tersebut. menurutnya, pelaku merupakan residivis yang sudah beberapa kali keluar masuk penjara dengan kasus serupa.

“Pelaku ini residivis. Untuk peristiwa kali ini modus yang digunakan hampir sama, yakni berpura-pura meminta diantar untuk membeli motor,” ujar AKP Mugi.

Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kemungkinan adanya aksi serupa yang dilakukan pelaku di wilayah lain.

“Karena mengalami luka cukup parah akibat diamuk massa, pelaku saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Waluyo Jati Kraksaan sebelum nantinya diproses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Editor : M Fakhrurrozi

×
Berita Terbaru Update