Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Teror Pocong Bercelurit Hantui Warga Kota Probolinggo, Pelaku Berdiri di Area Makam

Selasa, 26 Mei 2026 | Mei 26, 2026 WIB Last Updated 2026-05-26T10:09:00Z

 

PROBOLINGGO - Teror pocong juga terjadi di Kota Probolinggo. Peristiwa ini membuat geger warga di kawasan Jalan Patimura, Gang Tajungan, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Foto dan video pocong ini beredar di media sosial. Tampak sosok pocong bercelurit berdiri dengan sandar di area pemakaman umum setempat, pada Selasa (26/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Video berdurasi sekitar 50 detik yang memperlihatkan suasana heboh warga di sekitar makam diunggah salah satu akun instagram lokal, sehingga memancing berbagai komentar netizen. Sebagian warga mengaku ketakutan, sementara lainnya menduga sosok pocong tersebut hanyalah ulah orang iseng yang sengaja meneror warga.

Sova Marisa, (17), warga sekitar yang pertama kali melihat sosok tersebut mengatakan, awalnya ia sedang begadang bersama tiga temannya di teras rumah. Saat hendak mengantar temannya pulang ke depan gang, ia melihat sosok menyerupai pocong berdiri di depan pagar makam.

“Waktu itu saya sama teman-teman lagi nongkrong di teras rumah. Pas mau ngantar teman pulang ke depan gang, tiba-tiba lihat ada pocong berdiri dekat pagar makam,” kata sova saat ditemui wartawan portaljtv.com.

Karena penasaran sekaligus takut, Sova memberanikan diri mengambil foto menggunakan kamera ponselnya. Namun rasa takut semakin menjadi ketika sosok tersebut bergerak dengan cara meloncat-loncat mendekati area jalan.

“Saya langsung gemetar, tapi sempat foto pakai hp. Habis itu pocongnya jalan loncat-loncat, saya sama teman-teman langsung lari masuk rumah,” ujarnya.

Menurut sova, suasana dini hari yang sepi membuat penampakan itu terlihat semakin menyeramkan. apalagi lokasi berada tepat di depan area pemakaman.

“Ada lampu gang jadi pas lihat putih-putih berdiri rasanya kaget sekali. Warga langsung keluar rumah setelah dengar teriakan,” imbuhnya.

Ketua RT 1 RW 8, Saturi, membenarkan adanya keresahan warga akibat kemunculan pocong bercelurit tersebut. Menurutnya, setelah ramai diteriaki warga, sosok pocong sempat dikejar hingga melarikan diri ke arah utara kampung.

“Warga sempat mengejar karena curiga itu orang yang menyamar. Setelah lari ke arah utara, ternyata ada motor yang sudah menunggu,” ujar Saturi.

Saturi menjelaskan, dari kesaksian sejumlah warga, pocong tersebut tidak sendirian. Diduga ada dua orang lain yang ikut membantu pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

“Jadi setelah dikejar warga, pocong itu naik motor bersama dua orang lainnya. Warga juga melihat ada celurit yang diselipkan di bagian perut,” katanya.

Ia menambahkan, warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku teror karena aksi tersebut dinilai meresahkan masyarakat, terutama anak-anak dan perempuan yang tinggal di sekitar pemakaman.

“Warga takut kalau kejadian seperti ini terulang lagi. Kami berharap polisi segera menangkap pelakunya supaya kampung kembali tenang,” tegasnya.

Hingga kini, kasus teror pocong bercelurit tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian dari Polres Probolinggo Kota. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri video dan foto yang viral di media sosial. (*)

Editor : M Fakhrurrozi

×
Berita Terbaru Update