BONDOWOSO - Kesenian Topeng Kona merupakan salah satu budaya asli Kabupaten Bondowoso yang hingga kini masih terjaga dan terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.
Kesenian tradisional ini berasal dari Kecamatan Tapen dan telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Sebelum pertunjukan dimulai, para penari, pemain musik, serta warga adat terlebih dahulu melaksanakan ritual tradisional.
Ritual ini dilakukan sebagai bentuk permohonan restu agar pertunjukan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Salah satu ritual yang dilakukan yaitu berziarah ke makam leluhur desa, yakni Jasiman dan Juk Singo Ulung atau Juk Seng.
Ziarah ini dipercaya sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur, sekaligus memohon kekuatan dan keselamatan selama pertunjukan berlangsung. Dalam pementasannya, Topeng Kona diperankan oleh penari laki-laki, serta sosok pria tua yang berdandan sebagai perempuan.
Kedua tokoh tersebut diarak mengelilingi desa dengan diiringi alunan gamelan, menuju halaman rumah sesepuh adat. Topeng Kona memiliki makna sebagai sosok pemimpin yang bijaksana, adil, dan mampu melindungi rakyatnya.
Nilai-nilai kepemimpinan inilah yang menjadi pesan moral dalam setiap pertunjukan Topeng Kona. Sebagai bentuk pengakuan, kesenian Topeng Kona kini masuk dalam kawasan UNESCO Global Geopark.
Pengakuan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bondowoso, sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
RIZQI SETIAWAN JTV
.png)