berdasarkan pantauan reporter Jtv, rabu pagi, lonjakan harga terjadi di Pasar Anom. harga cabai rawit mencapai 120 ribu rupiah per kilogram. angka ini naik dari dua hari sebelumnya yang masih berkisar 100 ribu rupiah per kilogram.
kenaikan terjadi bertahap dalam lima hari terakhir.
pedagang
menyebut, mayoritas pasokan cabai rawit ke Sumenep berasal dari luar daerah,
terutama dari Pulau Jawa.
ketika distribusi terlambat atau volume kiriman berkurang, harga di tingkat pengecer langsung terdongkrak. salah satu pedagang, Muslihah, mengaku ketergantungan terhadap pasokan luar daerah membuat harga sangat rentan berfluktuasi.
apalagi menjelang Ramadan, permintaan Masyarakat dan pedagang makanan meningkat signifikan. kondisi ini membuat sejumlah pembeli mengurangi jumlah pembelian. sebagian pedagang makanan bahkan mulai menyesuaikan takaran cabai untuk menekan biaya produksi.
pedagang belum bisa memastikan sampai kapan harga akan bertahan tinggi. selama pasokan dari luar daerah belum kembali normal dan petani lokal belum panen, harga cabai rawit diperkirakan masih berpotensi naik.
menjelang
bulan suci Ramadan, Masyarakat dihimbau lebih bijak dalam berbelanja. sementara
pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga kelancaran distribusi agar harga
kembali stabil.
FAWAZ IRFANI, JTV.
.png)