JEMBER - Derasnya hujan yang mengguyur kawasan wisata Rembangan tidak menyurutkan semangat para rider dalam Master Downhill Seri Pertama Tahun 2026 yang digelar Minggu pagi.
Lintasan tanah berlumpur, turunan curam dengan superbol tinggi, serta tikungan licin nan teknis justru menjadi daya tarik tersendiri yang menguji adrenalin dan kemampuan para pebalap.
Tak hanya diikuti rider tuan rumah, kejuaraan ini juga mendatangkan pebalap dari Banyuwangi, Malang, Surabaya, Semarang, hingga Jakarta. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga mendorong potensi sport tourism di Kabupaten Jember.
Ratusan peserta dan ofisial turut menggerakkan sektor UMKM, penginapan, serta destinasi wisata di sekitar kawasan Rembangan.
Dalam Master Downhill Seri Pertama ini, terdapat 14 kelas yang dipertandingkan. Pebalap tuan rumah, Hendrik Wahyudi dari Jangkrik Racing Team Jember, berhasil meraih juara pertama pada kategori Master B. Posisi kedua diraih Dimas Bayu Radityo dari Montesque Cartel, disusul Sugianto dari Anindya Racing Team di posisi ketiga.
Sementara itu, pada kelas Women Open, Ayu Triya Andriana asal Banyuwangi mencatatkan waktu tercepat. Posisi kedua dan ketiga masing-masing diraih Nining Porwaningsih asal Jakarta serta Arasy Ikhsaniah Bilqis dari Develo Racing Team.
Panitia bersama komunitas downhill Jember berkomitmen untuk menggelar kejuaraan ini secara berkelanjutan.
Harapannya, Jember tidak hanya dikenal sebagai Kota Tembakau dan Kota Pendidikan, tetapi juga sebagai kota penyelenggara event olahraga ekstrem yang mampu melahirkan rider berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.
LUTFI QURROHMAN, JTV.
