hal tersebut diungkapkan langsung oleh kepala bidang kedaruratan dan logistik Bpbd Jember, Wahyudi, mengimbau Warga untuk tetap siaga menghadapi bencana.
risiko banjir dan tanah longsor dinilai masih tinggi akibat curah hujan yang terus meningkat. sesuai ramalan bmkg, kondisi cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga 14 hari kedepan.
kejadian banjir sebelumnya menjadi pelajaran penting. seorang Warga Kecamatan Panti Jember, bernama Pak Wahid, telah mengungsikan keluarganya saat banjir menerjang rumahnya. namun ia kembali ke rumah untuk menyelamatkan dokumen berharga, dan justru menjadi korban.
untuk mencegah kejadian serupa terulang, Warga diimbau menyiapkan tas siaga bencana. tas ini berisi dokumen penting, sertifikat, perhiasan, dan barang berharga lainnya. sehingga saat terjadi bencana, Warga cukup membawa satu tas tanpa harus kembali ke Rumah.
Bpbd menegaskan, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama, dibandingkan menyelamatkan harta benda.
Masyarakat diminta segera mengungsi ke tempat aman saat kondisi memburuk, dan mematuhi arahan Petugas di lapangan.
LUTFI QURROHMAN, JTV.
.png)