Universitas Jember (UNEJ) kembali mengukuhkan guru besar baru. Prof. Dr. Kiswara Agung Santoso, S.Si., M.Kom. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Algoritma Pemrograman Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Dalam orasi ilmiahnya berjudul “Otentikasi Image Berbasis Magic Square Orde n”, Prof. Kiswara menawarkan solusi ilmiah untuk mendeteksi keaslian gambar dan dokumen digital di tengah maraknya manipulasi visual di internet.
Menurutnya, gambar digital sebenarnya tersusun dari piksel bernilai angka yang sangat mudah diubah. Karena itu, diperlukan metode autentikasi untuk memastikan sebuah gambar tetap asli dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia mengembangkan pendekatan yang memadukan metode Least Significant Bit (LSB) dengan konsep matematika magic square. Melalui teknik ini, kode autentikasi disisipkan pada bagian akhir nilai piksel tanpa mengubah tampilan visual gambar.
Konsep magic square digunakan sebagai pola matematis pengaman. Pola ini memiliki jumlah nilai yang sama pada setiap baris, kolom, dan diagonal. Jika gambar dimanipulasi, maka pola tersebut akan terganggu dan perubahan dapat langsung terdeteksi, bahkan bisa ditandai pada bagian yang berubah.
Prof. Kiswara menegaskan, penyematan watermark atau kode pengaman sebelum gambar disebarluaskan menjadi langkah penting untuk menjaga kredibilitas dokumen digital. Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat keamanan informasi sekaligus mendukung transformasi digital yang lebih bertanggung jawab.
Kepakaran Prof. Kiswara berfokus pada prinsip, perancangan, analisis, dan implementasi algoritma. Ia meyakini algoritma merupakan inti dari seluruh proses komputasi.
“Sebuah algoritma tidak hanya harus benar, tetapi juga efisien, elegan, dan mampu beradaptasi dengan keterbatasan sumber daya serta kompleksitas data,” ujarnya.
Sepanjang karier akademiknya, Prof. Kiswara telah menghasilkan berbagai publikasi di jurnal nasional dan internasional bereputasi, terlibat dalam berbagai hibah penelitian, serta aktif membimbing mahasiswa dari jenjang sarjana hingga pascasarjana.
Pengukuhan ini menjadi penanda penguatan bidang komputasi di lingkungan UNEJ, sekaligus menegaskan pentingnya peran algoritma dalam menjawab tantangan manipulasi informasi di era digital.
