video amatir warga dan rekaman cctv milik relawan di Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo Lumajang, merekam detik-detik Gunung Semeru mengalami erupsi dengan memuntahkan material awan panas ke sisi tenggara atau Besuk Koboan. rabu siang.
laporan pos pantau pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi atau pvmbg , mencatat erupsi terjadi dengan amplitudo maksimal mencapai 20 mili meter berdurasi 50 menit, dengan awan panas guguran meleleh sejauh 5 kilo meter ke sisi tengara.
atas
kejadian ini Pemerintah daerah setempat menerjunkan personil dari badan
penanggulangan bencana daerah atau Bpbd Lumajang ke pemukiman terdekat dari
wilayah Gunung Semeru, guna mengantisipasi potensi erupsi susulan.
sementara itu bupati memastikan radius erupsi yang terjadi, jauh dari aktivitas penduduk serta sistem peringatan dini atau early warning system berfungsi dengan baik sehingga ketika ada peningkatan aktivitas semeru warga sekitar sudah siaga.
hingga kini status Semeru masih berada di level 3 atau siaga. rekomendasi keselamatan masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi. di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
YONGKINUGROHO.JTV.
.png)