NGAWI - Krisis air bersih melanda warga tepian hutan akibat kemarau panjang yang menyebabkan sumber air mulai mengering. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mengandalkan bantuan distribusi air selama lima bulan terakhir. Kondisi ini dialami warga Dusun Kaligede, Desa Ngancar, Kabupaten Ngawi, hingga Jumat (16/10/2026).
"Bahwa ini ada beberapa daerah terutama pada pesisir-pesisir hutan itu rawan terhadap apa namanya kekeringan. Nah, apalagi sekarang ini, musim kering, jauh dari hujan, jauh dari sungai. Ini sangat-sangat memprihatinkan kondisinya warga di daerah wilayah pesisir hutan ini, sekaligus bagaimana masyarakat kita ternyata memang kondisi sekarang secara ekonomi sangat memprihatinkan," ujar Budi Sulistiyono selaku Anggota DPR RI.
Sudah 5 bulan terakhir ini, warga Dusun Kaligede, Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Ngawi, mengalami krisis air bersih. Terdapat 68 kepala keluarga yang saat ini hanya menggantungkan pasokan dropping baik dari pemerintah kabupaten, lembaga, maupun pihak lainnya.
"Ya dengan adanya krisis yang berbagai pihak, ada krisis air, ada krisis hujan, musim kemarau yang panjang ini menjadi sesuatu yang kita harus tangani bersama. Sangat membantu masyarakat kami yang kekurangan air bersih hampir 5 bulan," tambah Budi.
Baca Juga : Jumlah Dusun Alami Krisis Air Bersih di Ngawi Bertambah Jadi 11
Menyikapi hal tersebut, Anggota DPR RI Budi Sulistiyono menyatakan bahwa beberapa daerah di Ngawi memang menjadi langganan kesulitan air bersih saat musim kemarau panjang, terutama di wilayah tepian hutan, sehingga pemerintah harus hadir untuk mencukupi kebutuhan air masyarakat.
"Jadi setiap dua hari sekali memang ada bantuan dari PMI, BPBD, dan lain-lain. Ada 68 KK. Sejauh ini menggantungkan dari bantuan-bantuan pemerintah," ungkap sugiyono selaku Kepala Dusun.
Kepala Dusun Kaligede, Sugiyono, juga mengaku jika warganya telah mengalami kesulitan air bersih sejak lima bulan terakhir akibat sumber air warga yang sudah mengering.
Baca Juga : Kekeringan Landa Dusun Dungus Ponorogo, Warga Kesulitan Air Bersih
"Mulai kering itu ya 5 bulanan, 5 bulan terakhir ini ya. Apalagi ini kan terus belum ada hujan, malah tambah-tambah. Ini memang sumber air warga sudah tidak ada airnya," tambah Sugiyono.
Sejak beberapa bulan terakhir, ribuan kepala keluarga di Kabupaten Ngawi memang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau yang membuat banyak sumber air warga mengering dan bergantung penuh pada bantuan distribusi.
Editor : Iwan Iwe
