Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pilkades Serentak Pacitan, 780 Personel Disiagakan Hadapi Potensi Kericuhan

Rabu, 07 Oktober 2026 | Oktober 07, 2026 WIB Last Updated 2026-10-07T09:22:11Z

 

PACITAN - Kericuhan mewarnai simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar Polres Pacitan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak November 2026.

Simulasi digelar di Pendopo Kabupaten Pacitan, Rabu (7/10/2026) pagi. Skenario menggambarkan situasi pascapelaksanaan tahapan Pilkades, ketika massa pendukung salah satu calon melakukan aksi protes hingga berujung kericuhan.

Massa terlihat bertindak anarkis dan terlibat bentrokan dengan aparat keamanan. Polisi kemudian melakukan pengamanan dan pengendalian massa. Dalam simulasi tersebut, massa yang semakin tidak terkendali akhirnya dipukul mundur menggunakan semprotan air dari kendaraan pemadam kebakaran.

Adegan tersebut menjadi bagian dari latihan untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan selama tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Pacitan.

Baca Juga :   Gaji Tertunggak hingga 15 Bulan, Karyawan Madiun Umbul Square Gelar Aksi

Sebanyak 780 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan, melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, persiapan pengamanan telah dilakukan sejak tahapan awal Pilkades pada Juli 2026. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan panitia pemilihan kepala desa.

Baca Juga :   Sungai Maron Diproyeksikan Jadi Center of Excellence PLN Nusantara Power 2027

Menurutnya, Pilkades serentak di Pacitan akan digelar di 45 desa dengan 50 TPS. Seluruh tahapan terus dipantau untuk memastikan proses demokrasi tersebut berlangsung aman dan tertib.

“Tentunya tahapan-tahapan ini, harapan dari Polres, kami dari pihak kepolisian sangat mendukung agar pelaksanaan pemilihan kepala desa ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. Tentunya ini merupakan bagian dari demokrasi dan bagian dari demokrasi ini harus kita kawal secara bersama-sama,” ujar AKBP Ayub.

Polres Pacitan juga telah melakukan pemetaan potensi kerawanan di masing-masing desa penyelenggara Pilkades.

Baca Juga :   Kejari Pacitan Tetapkan Dua Tersangka Kredit Fiktif Lembaga Keuangan BUMN, Kerugian Capai Rp681 Juta

Hasil pemetaan sementara menunjukkan terdapat desa yang masuk kategori cukup rawan dan kurang rawan. Namun, hingga kini belum terdapat desa yang masuk kategori merah atau rawan.

Ayub menyebut, salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah terdapat dua desa yang sejauh ini hanya memiliki satu bakal calon kepala desa, yakni Desa Wonoanti dan Tambakrejo.

“Kami berharap nanti tetap harus ada calon yang lain agar situasi dan kondisi pemilihan kepala desa di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan ini dapat berjalan dengan aman dan tertib,” katanya.

Baca Juga :   Luluk Diana, Atlet Asal Punung Pacitan Raih Perunggu Asian Games 2026

Terkait kemungkinan pemilihan dengan calon tunggal atau kotak kosong, Ayub menyerahkan keputusan tersebut kepada panitia pemilihan kepala desa dan pihak terkait.

Polres Pacitan menegaskan tidak dapat bekerja sendiri dalam mengawal seluruh tahapan Pilkades. Sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Satpol PP, pemerintah desa, panitia Pilkades, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mencegah konflik berkembang menjadi gangguan keamanan.

Kapolres berharap seluruh pihak dapat menerima hasil Pilkades dengan dewasa. Siapa pun yang nantinya terpilih harus dihormati sebagai bagian dari proses demokrasi.

Baca Juga :   Tabrakan Dua Motor di Jalan Gatot Subroto Pacitan, Tiga Orang Luka-Luka

“Yang penting adalah pelaksanaan ini berjalan secara jujur dan aman,” tegasnya.

Simulasi Sispamkota ini sekaligus menjadi salah satu bentuk kesiapan aparat menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan, mulai dari aksi massa, konflik antarpedukung, hingga potensi kericuhan setelah proses pemungutan dan penghitungan suara.

Dengan pengamanan berlapis dan pemetaan kerawanan sejak dini, Polres Pacitan memastikan seluruh tahapan Pilkades serentak November mendatang akan dikawal hingga proses pelantikan kepala desa terpilih. (Edwin Adji)

Editor : JTV Pacitan

×
Berita Terbaru Update