Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ibu Penjual Tempe Dibegal Saat Berangkat ke Pasar Probolinggo, Motor Honda Beat Amblas

Kamis, 07 Mei 2026 | Mei 07, 2026 WIB Last Updated 2026-05-07T08:27:29Z

 Ibu Penjual Tempe Dibegal Saat Berangkat ke Pasar Probolinggo, Motor Honda Beat Amblas

PROBOLINGGO - Kasus kriminalitas di Kota Probolinggo, semakin meresahkan masyarakat. Kali ini, seorang ibu penjual tempe ditodong celurit komplotan begal saat berangkat ke pasar, pada Kamis (7/5/2026) dini hari.

Peristiwa dialami Agustin Setyaningrum (36), warga asal Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Akibat kejadian ini, korban kehilangan sepeda motor Honda Beat.

Saat ditemui di rumahnya, Agustin menuturkan peristiwa terjadi di Jalan Sunan Muria, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, sekitar pukul 04.41 WIB.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol N 5516 RD. Dalam perjalanan ke pasar, korban curiga diikuti dua pria pengendara motor. Rasa takut membuatnya mencoba mendekati pengendara lain yang berada di jalan tersebut.

“Saya mau ke pasar jualan tempe. Dari spion saya lihat ada motor mengikuti dari belakang dan gerak-geriknya mencurigakan,” ujar Agustin Setyaningrum saat ditemui usai melapor ke polisi.

Karena panik, korban kemudian mendekati seorang penjual nasi kuning yang juga melintas menggunakan sepeda motor. Namun upaya itu tak membuat pelaku mengurungkan aksinya.

“Saya mendekat ke penjual nasi kuning karena takut. Tapi pelaku malah langsung merampas motor saya. Saya teriak keras minta tolong,” katanya.

Teriakan korban sempat membuat warga sekitar keluar rumah dan mendatangi lokasi. Sayangnya, tidak ada warga yang berani menolong karena salah satu pelaku mengacungkan celurit.

“Warga tidak berani mendekat karena pelaku mengancam pakai celurit. Saya cuma bisa pasrah waktu motor dibawa kabur,” ungkap korban.

Aksi dua pelaku yang merampas sepeda motor korban bahkan terekam kamera CCTV milik warga sekitar. Dalam rekaman tersebut, korban tampak berteriak histeris meminta pertolongan setelah motornya dirampas di tengah jalan.

Usai kejadian, korban langsung melapor ke Polres Probolinggo Kota. Polisi kini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, membenarkan adanya laporan pembegalan tersebut. Menurutnya, petugas saat ini masih memburu dua pelaku yang melarikan diri usai membawa motor korban.

“Laporan korban sudah kami terima dan saat ini kasus masih dalam penyelidikan. Anggota sedang mendalami rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku,” ujar Iptu Zainullah.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara pada dini hari, terutama di jalan yang sepi dan minim penerangan.

Aksi pembegalan ini menambah daftar kasus perampasan kendaraan bermotor yang belakangan meresahkan warga di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur. (*)

Editor : M Fakhrurrozi

×
Berita Terbaru Update