JEMBER - Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Kamis malam.
Menyadari luasnya wilayah Jember yang membentang dari pegunungan hingga pesisir, Pemkab Jember meluncurkan terobosan berupa mal pelayanan publik mini atau “Pemkab Mini”.
Langkah ini diambil untuk menjamin seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan publik yang setara dan berkualitas. Selama ini, warga di wilayah terluar harus menempuh perjalanan hingga dua jam ke pusat kota untuk mengurus administrasi.
Melalui Pemkab Mini, layanan pemerintah hadir lebih dekat dengan masyarakat. Beberapa lokasi strategis yang telah disiapkan antara lain Kecamatan Jombang untuk wilayah barat selatan, Kecamatan Tanggul untuk wilayah barat utara, serta Kecamatan Mayang untuk wilayah timur selatan.
Sementara itu, Kecamatan Kalisat masih dalam tahap perencanaan untuk melayani wilayah utara.
Pemkab Mini didesain sebagai layanan terpadu satu pintu, mulai dari pelayanan perizinan melalui DPMPTSP, pencetakan dokumen kependudukan, perbaikan data kemiskinan dan bantuan sosial, hingga pembayaran pajak daerah melalui Bapenda.
Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus memastikan kehadiran negara di setiap sudut Kabupaten Jember. Dalam waktu dekat, Bupati Jember juga berencana meninjau langsung operasional layanan di sejumlah kecamatan.
Editor : JTV Jember