JEMBER - Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular di sejumlah SPBU di Jember, Selasa siang.
Warga rela menunggu lebih lama demi mendapatkan BBM. Lonjakan antrean ini dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap isu kenaikan harga BBM yang mendorong terjadinya pembelian secara berlebihan atau panic buying.
Salah seorang warga mengaku telah mendatangi beberapa SPBU, namun antrean mengular terjadi di hampir semua SPBU yang ia temui. Melihat kondisi tersebut, akhirnya ia rela mengantre cukup lama demi mendapatkan BBM.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPC Hiswana Migas Karesidenan Besuki, Iqbal Wilda Fardana, memastikan bahwa stok dan distribusi BBM di wilayah Jember dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ada gangguan dalam penyaluran BBM ke SPBU sehingga pasokan tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
Terkait isu kenaikan harga, Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi seperti Pertamax Series dan Dex Series merupakan hal yang rutin dilakukan setiap bulan sesuai mekanisme yang berlaku.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga terbaru karena kewenangan tersebut berada di pemerintah. Masyarakat pun diimbau untuk tidak panik dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar antrean dapat kembali normal.
.png)