Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Waspada, Semeru Sering Erupsi dan Banjir Lahar

Senin, 23 Februari 2026 | Februari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-02-23T09:08:10Z



JEMBER - Rekaman CCTV milik relawan di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, merekam detik-detik Gunung Semeru mengalami erupsi dengan kolom abu membumbung tinggi di atas kawah Jonggring Saloko. Erupsi tersebut juga disertai guguran awan panas ke sisi tenggara.

Laporan Pos Pantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi terjadi dengan amplitudo maksimal mencapai 22 milimeter dan berdurasi dua menit 27 detik. Erupsi membentuk kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak, berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini juga disertai guguran awan panas ke sisi tenggara sejauh 2.000 meter.

BPBD memastikan radius erupsi yang terjadi jauh dari aktivitas penduduk. Sistem peringatan dini atau early warning system juga berfungsi dengan baik sehingga ketika terjadi peningkatan aktivitas Semeru, warga sekitar sudah dalam kondisi siaga.

Petugas juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan masih cukup tinggi dan dapat memicu terjadinya banjir lahar yang membawa material bekas erupsi yang masih menumpuk.

Hingga kini, status Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Rekomendasi keselamatan menyebutkan masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak diperbolehkan beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak.

YONGKINUGROHO.JTV.

×
Berita Terbaru Update