LUMAJANG - Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang saat memberikan uang tunggu hunian tahap dua kepada warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, dan warga Blok Kajang Kosong, Desa Sumberwuluh, di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang.
Bupati menyampaikan solusi utama untuk menjaga keselamatan warga Dusun Sumberlangsep adalah relokasi. Terlebih, dusun setempat yang berada di seberang Sungai Regoyo kini telah ditetapkan berada di zona merah, rawan terdampak aktivitas Gunung Semeru.
Upaya relokasi yang masih dikoordinasikan dengan pemerintah pusat ini nantinya harus disetujui oleh seluruh warga.
Pemerintah berencana menentukan titik relokasi di lahan yang masih berada dalam satu desa, yakni Desa Jugosari, dengan ketentuan wilayah tersebut aman dari banjir lahar dan aktivitas Gunung Semeru lainnya.
Sementara itu, sebagian warga Sumberlangsep yang rumahnya terdampak banjir lahar kini telah meninggalkan kampung halamannya. Mereka menyewa dan tinggal di rumah sanak keluarga sambil menunggu upaya relokasi selesai dilakukan. Pemerintah juga telah memberikan dana tunggu hunian tahap kedua selama enam bulan ke depan sebesar Rp3.600.000 kepada masing-masing keluarga yang terdampak.
YONGKINUGROHO.JTV.
.png)