Situbondo - Tanggul anak sungai di jalur pantura, Desa Kembang Sambi, Kecamatan Bungatan, Situbondo, kembali jebol pada rabu malam.
Hujan lebat yang terjadi sejak sore hari, menyebabkan debit air sungai
meningkat tajam hingga tidak mampu ditahan tanggul. Akibat jebolnya tanggul,
air sungai mengalir deras ke badan jalan raya pantura.
Tidak hanya air, arus sungai juga menyeret material batu dan kerikil, sehingga menutup sebagian aspal jalan nasional. Peristiwa ini merupakan kejadian kedua kalinya, dan sempat menyebabkan arus lalu lintas dari arah situbondo–banyuwangi maupun sebaliknya terganggu sementara.
Sejumlah kendaraan terpaksa melambat, bahkan berhenti saat melintasi lokasi. Petugas dari dinas pekerjaan umum dan penataan permukiman atau DPUPP Situbondo, langsung menerjunkan alat berat ke lokasi.
Alat berat digunakan untuk membersihkan material batu dan pasir yang menutup
jalan, agar jalur pantura bisa kembali dilalui kendaraan. Di wilayah lain,
hujan lebat juga menyebabkan anak sungai di Kecamatan Kendit meluap.
Air dari sungai yang dangkal, meluber ke jalan raya pantura klatakan kendit,
serta masuk ke pemukiman warga. Warga yang terdampak mengaku, kejadian serupa
sudah terjadi hingga lima kali. Mereka hanya bisa membuat tanggul darurat dari
karung dan papan, agar air tidak masuk ke dalam rumah.
Petugas mengimbau warga dan pengguna jalan, untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras dan air laut sedang pasang. Sebab, sejumlah sungai yang melintang di jalur pantura situbondo, berisiko kembali meluap.
Editor
- Andy Nurcholis