Gagalnya persenga nganjuk melaju ke babak semi final liga 4 Jawa Timur, setelah kalah 2-1 dari persid Jember, di stadion anjuk ladang, memicu kekecewaan puluhan suporter.
Kekalahan di kandang sendiri ini, membuat
suporter persenga geram. Usai pertandingan, puluhan suporter langsung melabrak
pemain dan manajemen persenga. Mereka membawa poster dan menuntut
pertanggungjawaban atas hasil buruk tersebut.
Suporter mengaku kecewa, karena sebelumnya
pihak manajemen disebut menjanjikan tim persenga bisa lolos hingga partai final
liga 4 Jatim.
Situasi sempat memanas, bahkan nyaris terjadi
baku hantam antara suporter dan pemain. Beruntung, sejumlah pihak berhasil
menenangkan keadaan, sehingga aksi tidak berlanjut menjadi kerusuhan.
Sementara itu, pelatih persenga nganjuk, Heru
Sunarno, mengatakan, seluruh kesalahan pemain merupakan tanggung jawabnya
sebagai pelatih. Heru Sunarno juga menyatakan siap mundur dari jabatannya, jika
itu menjadi keputusan dari pihak manajemen.
Heru menegaskan, manajemen telah memenuhi hak
pemain, termasuk pembayaran gaji dan bonus yang selalu diberikan secara rutin.
Ia juga meminta suporter, agar bisa menilai
hasil pertandingan secara obyektif, dan tidak saling menyalahkan, demi masa
depan tim persenga.
Editor - Achmad Syarwani
