Abdul Wahid (53), warga Desa Pakis, Kecamatan
Panti, Kabupaten Jember, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret
banjir bandang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa
(3/2/2026) sore.
Korban ditemukan di aliran Sungai Bedadung,
tepatnya di wilayah Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, sekitar puluhan
kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Jasad korban pertama kali
ditemukan oleh warga setempat yang kemudian melaporkannya kepada aparat desa
dan petugas terkait.
Abdul Wahid diketahui merupakan Aparatur Sipil
Negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Panti. Selain itu, ia juga tercatat
sebagai mantan Sekretaris Desa Pakis. Korban sebelumnya dilaporkan hilang
setelah terseret arus banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Panti
akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten
Jember, TNI, Polri, relawan, serta warga setempat telah melakukan upaya pencarian
sejak laporan hilangnya korban diterima. Proses pencarian dilakukan menyusuri
aliran sungai dan sejumlah titik rawan yang diduga menjadi lokasi korban
terbawa arus.
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi
dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk proses identifikasi sebelum
diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak keluarga korban telah memastikan
identitas jenazah tersebut.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian
resmi dihentikan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal
di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca
ekstrem masih dapat terjadi.
Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan
Panti sebelumnya menyebabkan sejumlah rumah warga terdampak serta akses jalan
terganggu. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan dampak bencana dan
penanganan lanjutan bagi warga terdampak.
