Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

ASN Jember yang Hilang Terseret Banjir Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 04 Februari 2026 | Februari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-02-04T03:58:44Z

 


Abdul Wahid (53), warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret banjir bandang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) sore.

Korban ditemukan di aliran Sungai Bedadung, tepatnya di wilayah Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, sekitar puluhan kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang kemudian melaporkannya kepada aparat desa dan petugas terkait.

Abdul Wahid diketahui merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Panti. Selain itu, ia juga tercatat sebagai mantan Sekretaris Desa Pakis. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Panti akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Jember, TNI, Polri, relawan, serta warga setempat telah melakukan upaya pencarian sejak laporan hilangnya korban diterima. Proses pencarian dilakukan menyusuri aliran sungai dan sejumlah titik rawan yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak keluarga korban telah memastikan identitas jenazah tersebut.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Panti sebelumnya menyebabkan sejumlah rumah warga terdampak serta akses jalan terganggu. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan dampak bencana dan penanganan lanjutan bagi warga terdampak.

 

×
Berita Terbaru Update