Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Penanganan Banjir Bandang di Jember Berlanjut, Warga Mulai Kembali ke Rumah

Rabu, 04 Februari 2026 | Februari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-02-04T03:59:46Z

 


Penanganan bencana banjir bandang yang melanda Desa Pakis, Kecamatan Panti, dan Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terus dilakukan oleh tim gabungan. Seiring surutnya air, sebagian warga terdampak mulai kembali ke rumah masing-masing, meski masih ada yang bertahan mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan hingga Selasa (3/2/2026) sore, mayoritas warga terdampak banjir bandang telah kembali ke tempat tinggalnya.

“Sebanyak 30 pengungsi sudah kembali ke rumah. Namun masih ada 3 kepala keluarga yang rumahnya tergerus banjir sehingga sementara mengungsi di rumah saudara,” ujar Edy.

Di Desa Pakis, banjir bandang menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Sedikitnya empat dapur rumah warga dilaporkan tergerus arus banjir, sementara enam rumah lainnya terendam lumpur dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter.

Petugas BPBD bersama aparat desa, relawan, dan warga setempat terus melakukan pembersihan material lumpur serta pendataan kerusakan rumah. Selain itu, bantuan logistik juga masih disalurkan kepada warga yang terdampak, terutama bagi keluarga yang belum dapat kembali ke rumah.

Sementara di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, banjir bandang juga sempat merendam permukiman warga, meski tidak menimbulkan kerusakan berat. Kondisi saat ini dilaporkan berangsur normal.

BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan di wilayah Jember masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di daerah rawan bencana diminta segera melapor jika terjadi tanda-tanda banjir atau longsor.

 

×
Berita Terbaru Update