JEMBER - Hingga Kamis siang, sekitar 100 ribu tempat duduk atau 60 persen dari total kapasitas angkutan Lebaran di KAI Daop 9 Jember telah terjual.
Untuk angkutan Lebaran di Daop 9, masih tersedia sekitar 94 ribu tempat duduk yang tersebar di berbagai relasi dan tanggal keberangkatan. Masyarakat diminta tidak menunda pemesanan untuk menghindari kehabisan tiket.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, khususnya saat arus mudik dan arus balik, PT KAI Daop 9 Jember menambahkan dua perjalanan KA Mutiara Timur tambahan relasi Ketapang–Surabaya Gubeng. Kereta tambahan ini beroperasi mulai 10 Maret hingga 1 April 2026.
Secara total, terdapat 26 perjalanan kereta api yang dioperasikan selama masa angkutan Lebaran di wilayah Daop 9 Jember.
Sejumlah kereta api subsidi masih menjadi primadona, seperti KA Sri Tanjung relasi Ketapang–Jakarta Pasar Senen dan Lempuyangan, KA Tawang Alun relasi Ketapang–Malang, serta KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya.
Untuk kereta api komersial jarak jauh, seperti Blambangan Ekspres, Pandalungan, dan Wijaya Kusuma, tingkat pemesanan juga terbilang tinggi dan terus bertambah setiap harinya.
Salah seorang penumpang, Imaniar, mengaku hendak bepergian dalam rangka mudik ke kampung halaman. Selain karena kuliah daring, ia memilih mudik lebih awal untuk menghindari keramaian.
PT KAI mengimbau masyarakat untuk memesan tiket jauh-jauh hari, mengingat tiket pada tanggal favorit cepat terjual habis.
LUTFI QURROHMAN, JTV.
