Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Puluhan Hektare Sawah di Jember Terserang Hawar Daun, Panen Padi Terancam

Jumat, 30 Januari 2026 | Januari 30, 2026 WIB Last Updated 2026-01-30T09:01:47Z

 


Puluhan hektare lahan pertanian padi di Kabupaten Jember, terserang penyakit hawar daun pada musim tanam awal 2026. Serangan penyakit ini terjadi di sejumlah wilayah persawahan dan berpotensi menurunkan produktivitas panen petani.

Salah satu wilayah yang terdampak berada di Desa Karang Semanding, Kecamatan Balung. Tanaman padi di area tersebut terlihat menguning dan mengalami kerusakan pada bagian daun.

Petani padi Desa Karang Semanding, Kuseno, mengatakan penyakit hawar daun pada tanaman padi dikenal sebagai bacterial leaf blight (BLB). Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo) yang mudah berkembang saat tanaman mengalami luka.

“Penyakit ini merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman padi di berbagai negara. Saat ini padi diserang hawar daun akibat angin kencang yang menyebabkan daun terluka dan menguning. Luka tersebut menjadi media masuknya bakteri Xanthomonas,” ujar Kuseno, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir, seperti angin kencang dan hujan, mempercepat penyebaran penyakit tersebut. Jika tidak segera ditangani, hawar daun dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan.

Para petani kini berupaya melakukan penanganan awal dengan pengelolaan lahan dan tanaman secara lebih intensif. Mereka juga berharap adanya pendampingan dari dinas terkait untuk mencegah penyebaran penyakit semakin meluas.

Sementara itu, petani diimbau untuk rutin memantau kondisi tanaman padi dan segera melaporkan jika ditemukan gejala serupa, guna mengurangi risiko kerugian pada musim panen mendatang.

 

×
Berita Terbaru Update