badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika, bmkg Juanda mengeluarkan press release kewaspadaan cuaca ekstrem di Jawa Timur, hingga wilayah tapal kuda periode 11-20 januari 2026. dihimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.
kewaspadaan tersebut diantaranya hujan sedang
hingga lebat, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung,
serta hujan es.
potensi ini merupakan dampak aktifnya monsun
asia, pola pertemuan angin, dan diprakirakan adanya gangguan gelombang atmosfer
madden julian oscillation yang melintasi wilayah Jawa Timur.
tak hanya itu, diprediksi kondisi suhu muka
laut di perairan selat Madura juga masih cukup signifikan, serta kondisi
atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif.
kondisi ini berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat
yang dapat disertai petir dan angin kencang.
atas fenomena tersebut, bpbd Kabupaten
Bondowoso telah mempersiapkan personil tim reaksi cepat dan pusdalops, yang
selalu siap datang ke lokasi bencana. sejumlah logistik juga telah disiapkan
jika ada warga terdampak bencana tersebut.
RIZQI
SETIAWAN JTV
.png)