TULUNGAGUNG - Warga dan nelayan di kawasan perairan Teluk Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung digegerkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengambang di laut pada Sabtu malam.
Jasad pria tanpa busana tersebut ditemukan dalam kondisi mulai mengalami kerusakan. Pihak kepolisian bersama TNI Angkatan Laut dan tim forensik segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dari perairan.
Koordinator Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Popoh Aiptu Maryanto menuturkan, keberadaan jenazah pertama kali diketahui oleh nelayan yang sedang melaut pada Sabtu sore, dengan posisi sekitar tiga mil dari dermaga.
"Jenazah tersebut ditemukan nelayan mengambang di perairan Teluk Popoh, sekitar tiga mil dari dermaga pada Sabtu sore. Jenazah kemudian dibawa ke dermaga dan dilakukan evakuasi," kata Aiptu Maryanto.
Guna kepentingan identifikasi dan penyelidikan kepolisian, jenazah langsung dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung. Berdasarkan kondisi fisik saat ditemukan, korban diperkirakan telah berada di dalam air selama kurang lebih empat hari.
Aiptu Maryanto menjelaskan, hingga saat ini tidak ada laporan mengenai nelayan atau warga sekitar Teluk Popoh yang hilang. Namun, terdapat titik terang dari temuan benda milik warga beberapa hari sebelumnya.
Di kawasan Pantai Coro yang berjarak sekitar dua kilometer di sebelah timur Teluk Popoh, warga sempat menemukan sebuah tas berisi ijazah, telepon genggam (handphone), serta KTP atas nama DCI, pria berusia 23 tahun asal Kabupaten Jombang.
Berdasarkan informasi awal, DCI dilaporkan telah meninggalkan rumah sejak empat bulan lalu dengan alasan mencari pekerjaan. Kendati demikian, kepolisian belum bisa menyimpulkan secara pasti apakah jenazah tersebut merupakan DCI karena masih menunggu hasil identifikasi resmi dari tim forensik. (Agus Bondan - Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri