KOTA MADIUN - Pemerintah Kota Madiun memetakan sejumlah saluran air yang membutuhkan penanganan khusus setelah ditemukan tumpukan sampah dan bau tidak sedap di beberapa titik. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi drainase tetap berfungsi dan aliran air tidak terganggu.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun memantau kondisi saluran air di dua titik Kelurahan Taman dan enam titik di Kelurahan Pandean. Pemantauan sekaligus menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi aliran air di lingkungan.
Hasil peninjauan menunjukkan sejumlah saluran dalam kondisi kotor dan dipenuhi sampah. Bahkan, di beberapa lokasi tercium bau tidak sedap yang dinilai dapat menghambat aliran air dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Pemerintah Kota Madiun akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, kelurahan, kecamatan, Dinas Pekerjaan Umum, serta BPBD dalam penanganan tersebut. Selain pengerukan saluran, pemerintah juga akan memeriksa kondisi bangunan yang berada di atas saluran karena dinilai turut memengaruhi kondisi drainase.
“Kami sudah memetakan beberapa titik yang memang perlu perhatian khusus. Nanti akan dilakukan pengerukan dan juga pemeriksaan terhadap bangunan yang berada di atas saluran,” kata F. Bagus Panuntun.
Selain penanganan fisik, Pemkot Madiun akan meningkatkan edukasi dan pengawasan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan karena masih ditemukan warga yang membuang sampah ke dalam saluran air, sehingga kesadaran menjaga kebersihan drainase dinilai perlu terus ditingkatkan.
Editor : JTV Madiun
