LUMAJANG - Kebakaran hutan Gunung Semeru di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Lumajang, masih belum bisa dikendalikan. Api di kawasan Ranu Kembar membakar habis vegetasi hingga mencapai jalur pendakian.
Secara visual, dari Desa Ranupani hingga Jumat siang, kepulan asap masih terlihat. Hingga kini, terdapat dua titik kebakaran yang cukup masif, berada di Blok Ayak-Ayak dan Blok Bangunan Cilik.
Data sementara dari petugas TNBTS mencatat terdapat 160 hektare hutan di kawasan Semeru yang terbakar. Data tersebut masih dapat terus berkembang mengingat api masih berkobar. Sulitnya medan membuat api sulit dikendalikan.
Kini, petugas gabungan difokuskan untuk memadamkan api di dua titik yang masih menyala, yakni di Blok Ayak-Ayak dan Bangunan Cilik.
Petugas gabungan dari TNBTS, BPBD Lumajang dan Jawa Timur, masyarakat, hingga relawan diterjunkan untuk mengendalikan api.
Editor : JTV Jember