Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Jember menyalurkan bantuan 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di RT 003/RW 013, Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kamis pagi (2/7).
Distribusi air bersih dilakukan setelah sejumlah warga di wilayah tersebut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu terjadi karena beberapa sumur milik warga mengering, sementara sebagian lainnya mengeluarkan bau sehingga tidak layak dikonsumsi.
Relawan PMI Kabupaten Jember bersama petugas BPBD langsung mengerahkan truk tangki air ke lokasi. Warga yang membutuhkan air bersih tampak berdatangan dengan membawa timba, jeriken, hingga botol bekas air mineral.
Salah satu warga, Nurul Hayati, mengatakan kesulitan air bersih sudah dirasakan warga sejak dua pekan terakhir. Setiap pagi dan sore, warga harus mencari air untuk kebutuhan minum dan keperluan rumah tangga.
“Sudah dua minggu warga di sini setiap hari, khususnya pagi dan sore, mencari air bersih untuk kebutuhan minum. Beberapa sumur ada yang kering dan ada yang mengeluarkan bau, sehingga warga takut mengonsumsinya,” ujar Nurul.
Dari pantauan di lokasi, wadah air milik warga diletakkan berjajar untuk diisi oleh relawan PMI. Selain mengisi jeriken dan timba warga, petugas juga mengisi tandon berkapasitas 1.200 liter milik BPBD Jember yang ditempatkan di beberapa rumah warga.
Warga lainnya, Fitria, mengaku terbantu dengan adanya distribusi air bersih tersebut. Ia biasanya harus mengambil air dari rumah saudaranya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Tadi di sawah saya melihat ada truk membawa air bersih masuk ke perkampungan. Saya langsung pulang dan ambil jeriken. Biasanya setiap hari saya ambil air bersih dari rumah saudara. Kalau ada bantuan seperti ini, saya tidak perlu jauh-jauh mengambil air,” tuturnya.
Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, mengatakan bantuan air bersih dikirim setelah PMI menerima hasil asesmen relawan di Dusun Bunder. Hasil pendataan menunjukkan sebagian warga mulai kesulitan air akibat dampak musim kemarau.
“Begitu menerima laporan hasil asesmen bahwa sebagian warga di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari kesulitan air akibat kemarau, kami langsung mengerahkan armada truk tangki air bersih untuk membantu meringankan beban warga,” jelas Ghufron.
Menurut Ghufron, PMI bersama BPBD Jember telah memetakan sejumlah daerah rawan kekeringan yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Jember. Dalam pembagian tugas penanganan kekeringan, PMI mendapat amanah untuk membantu warga di wilayah Kecamatan Pakusari.
PMI Kabupaten Jember memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan untuk membantu warga terdampak kekeringan. Selama musim kemarau, PMI berencana menyalurkan air bersih setiap dua hari sekali agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.
