LUMAJANG - Di lahan pekarangan seluas 0,5 hektare di Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, tanaman cabe jawa tumbuh subur dan terawat.
Rosyid, 54 tahun, berhasil memanfaatkan lahan yang dulunya kurang produktif menjadi kebun cabe jawa yang kini menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Berawal dari coba-coba dan hanya untuk mengisi tanaman di lahan kosong, kini Rosyid dapat memanen dua kuintal cabe jawa setiap dua minggu sekali dari 800 pohon yang ia tanam.
Sementara itu, cabe jawa merupakan tanaman rempah yang tumbuh merambat. Tanaman ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan mulai banyak dibudidayakan secara luas dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya permintaan industri. Cabe jawa atau cabe jamu ini dapat dipanen setelah berusia lima bulan sejak masa tanam.
Cabe jawa kering dijual seharga Rp95.000 per kilogram. Tak heran, Rosyid mampu meraup keuntungan hingga Rp7 juta setiap bulannya.
YONGKINUGROHO.JTV.
.png)