JEMBER - Salah satunya sejumlah lapak pedagang kaki lima di Jalan Cokroaminoto dan Jalan Gajah Mada, Jember, yang mengganggu trotoar dan memakan badan jalan, Selasa siang, ditertibkan petugas Satgas Tata Ruang.
Petugas juga menurunkan berbagai spanduk dan banner yang dinilai merusak keindahan kota, serta menertibkan terpal yang membentang di atas trotoar.
Selain melakukan penertiban, petugas juga memberikan sosialisasi serta surat peringatan kepada pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di atas trotoar dan bahu jalan. Langkah ini dilakukan karena aktivitas berdagang di area tersebut dinilai mengganggu pejalan kaki dan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri yang dilaksanakan secara serentak. Program ini berfokus pada peningkatan kebersihan lingkungan melalui aksi pembersihan area publik, peningkatan ketertiban dan pelayanan kepada masyarakat, serta pengaturan lalu lintas demi menjaga kelancaran mobilitas warga.
Salah seorang pedagang yang kedapatan membuka lapak tidak sesuai aturan juga mendapat teguran dan diminta menertibkan dagangannya.
Rencananya, kegiatan penertiban dan pengaturan penutupan jalan akan berlangsung hingga tanggal 19 Agustus. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu arus mudik dan arus balik menjelang Lebaran yang diperkirakan mulai meningkat pada tanggal 20 Agustus.
LUTFI QURROHMAN, JTV.
.png)