Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

MENABUNG SAMPAH, MENYAMBUT LEBARAN DENGAN SENYUM

Senin, 05 Januari 2026 | Januari 05, 2026 WIB Last Updated 2026-01-05T11:49:00Z

 


keberadaan sampah rumah tangga dari hari ke hari kian tidak terkendali. jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan. namun di Kota Probolinggo, sampah justru disulap menjadi berkah oleh warga satu rt melalui program bank sampah.

warga rt tiga rw lima, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, patut mendapat apresiasi. dengan kesadaran tinggi, warga antusias memilah sampah rumah tangga, dan menyetorkannya ke bank sampah yang dikelola secara mandiri di lingkungan mereka.

bank sampah ini digagas oleh ketua rt setempat, Khoirul Saleh. berawal dari keprihatinan terhadap banyaknya sampah yang terbuang percuma, ia bersama tim bertekad menjadikan sampah sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan warga.

bank sampah dikelola di halaman rumah ketua rt. warga tidak hanya diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga diedukasi agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah.

untuk memudahkan warga, pengelola bank sampah menerapkan sistem jemput bola. menggunakan motor roda tiga, seminggu sekali tim bank sampah berkeliling mengambil sampah yang sudah dikumpulkan dan dipilah oleh warga di masing-masing rumah.

meski demikian, tak sedikit warga yang memilih mengantarkan langsung sampah ke bank sampah. selain lebih cepat tercatat, hal ini juga membuat saldo tabungan mereka terus bertambah.

dengan adanya sistem jemput bola ini, warga merasa sangat terbantu. mereka tidak perlu lagi repot membawa tumpukan sampah ke luar lingkungan, namun tetap bisa menabung dari hasil sampah rumah tangga.

sebelum diambil oleh petugas, sampah dipilah terlebih dahulu. sampah organik dipisahkan dari sampah anorganik seperti botol plastik, botol kaca, kardus, hingga logam. sampah-sampah anorganik inilah yang kemudian ditimbang dan dicatat sebagai tabungan warga.

sebelum adanya bank sampah, sebagian besar warga mengaku sering membuang begitu saja botol bekas, kardus, bahkan buku-buku lama. kini, semua itu memiliki nilai ekonomi.

menurut ketua rt tiga, antusiasme warga mulai terlihat setelah dilakukan sosialisasi melalui pertemuan warga dan grup whatsapp. perlahan namun pasti, hampir seluruh warga kini aktif menabung sampah.

dalam kurun waktu satu tahun, hasil tabungan dari sampah yang dikumpulkan warga bisa mencapai lima ratus ribu, hingga satu setengah juta rupiah, per kepala keluarga. uang tabungan ini biasanya dicairkan menjelang hari raya idulfitri.

momentum pencairan tabungan menjelang lebaran menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga. selain lingkungan menjadi lebih bersih mereka juga memiliki tambahan dana untuk kebutuhan hari raya.

ke depan, pengelola bank sampah berencana memperluas program ini ke rt lain, agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya. harapannya, bank sampah tidak hanya menjadi solusi pengelolaan lingkungan, tetapi juga menjadi sumber berkah dan kebersamaan.

dari Kota Probolinggo, inilah bukti bahwa dengan kesadaran dan gotong royong, sampah yang selama ini dianggap masalah, dapat diubah menjadi tabungan, membawa senyum, dan menyambut lebaran dengan penuh kebahagiaan.

FARID FAHLEVI, JTV.

×
Berita Terbaru Update