×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dilema Media Sosial Pelajar Jember: Antara Candu dan Edukasi

Kamis, 02 Juli 2026 | Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T08:59:30Z


JEMBER 
– Penggunaan media sosial seperti TikTok dan Instagram di kalangan pelajar dan mahasiswa Jember kian masif. Meski memudahkan komunikasi dan pencarian informasi, konsumsi ruang digital yang berlebihan mulai berdampak serius pada efektivitas belajar mereka. 

Distraksi di Kelas dan Siklus Begadang

Daya tarik algoritma media sosial membuat banyak pelajar lebih memilih menatap layar gawai ketimbang memperhatikan guru atau dosen. Fenomena "lupa waktu" saat scrolling ini memicu berbagai dampak negatif:

  • Prokrastinasi: Sulit konsentrasi dan sering menunda tugas.

  • Kurang Istirahat: Kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur mengurangi jam istirahat, membuat tubuh cepat lelah, dan menurunkan fokus saat KBM.

  • Penurunan Prestasi: Hilangnya semangat belajar yang berujung pada merosotnya nilai akademik di sekolah maupun kampus.

Solusi: Bijak Mengatur Screen Time

Media sosial pada dasarnya memiliki banyak manfaat jika digunakan secara benar. Untuk mencegah dampak buruk tersebut, pelajar diimbau untuk lebih bijak dengan menerapkan langkah berikut:

  1. Batasi durasi penggunaan media sosial setiap harinya.

  2. Matikan notifikasi selama jam belajar agar tidak mudah terdistraksi.

  3. Optimalkan fungsi platform digital untuk berdiskusi dan mencari materi pelajaran.

Dengan kontrol diri yang tepat, media sosial tidak lagi menjadi penghambat, melainkan sarana pendukung kelancaran proses akademik.


Editor : Zahwa Rofi 

×
Berita Terbaru Update