selain mendirikan tenda di depan Kantor Polres Probolinggo Kota, dalam aksinya, para aktivis membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan, agar pihak Kepolisian segera menindak tegas pelaku tambang ilegal.
mereka juga mendesak agar kasus dugaan perusakan lingkungan yang selama ini ditangani, dapat segera dirilis kepada publik secara terbuka.
aktivis menilai, kurangnya transparansi dalam penanganan kasus lingkungan, dapat menurunkan kepercayaan Masyarakat terhadap penegakan hukum.
Kapolres
Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri
akan menindaklanjuti tuntutan aktivis, dengan mempelajari laporan yang sudah masuk ke Polisi dan pastinya akan mengambil langkah hukum.
usai mendapat kepastikan penanganan hukum, peserta aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib.
FARID FAHLEVI, JTV
.png)